Tempat buang sampah ruhani, mencuci kotornya dinding hati, mengisi dengan spirit positif
Selasa, 11 Mei 2010
BirthDay
hihi.... to old
ini ada video saat makan-makan
buat DUK2, ECIL, UMI thank yaaa!!!
Clue
Hari Sabtu, 2 Minggu lalu kalo gak salah, aku berbicara pada mas Tris seorang yang sudah dekat denganku. Bahwa aku
Sebenarnya aku sudah benar-benar selesai dengannya dari dulu ketika dia pergi karena ku tahu di tempat kuliahnya nanti dia akan menemui pangeran impiannya yang selama ini hanya dari suara atau text semata. Tapi dia mengirim pesan pendek bahwa dia meminta maaf tentang surat yang dia tinggalkan di kamarnya. Motif meninggalkan surat dengan cara yang cukup kasar dan minta maafnya itulah yang membikin otaku bertanya-tanya dan menimbulkan rangsangan hebat.
Tanpa dinyana dia tidak melanjutkan mimpinya dan akhirnya bekerja di sebuah kota di ujung barat pulau Jawa ini. Sebuah status yang menyatakan bahwa Allahlah yang tahu yang terbaik dan yang terjadi yang bukan dia impikan membuat aku berpikir, sebagaimana hidupmu yang berubah dari impian tapi nanti kau bisa nikmati dan syukuri begitu juga aku dong. Yah itulah pikiran spontan yang muncul saat aku melihat rangsangan statusnya.
Saat pembicaraanku dengan mas Tris, aku mengemukakan tiga clue yang ada meski begitu ada clue yang lain juga tapi tidak kusebutkan.
Teman kosku yang baru, memberi makanan emping dengan merek emping “nama kotanya”. Aku yang makan waktu itu dan akhirnya temanku yang ngasih makanan juga tahu bahwa dia ada di kota itu, dan beberapa orang lain yang sudah lebih tahu ketawa-tawa. Apa-apaan ini, tiba-tiba saja nama kota itu muncul. Aku jadi bahan olok-olok dan tertawaan akhirnya.
Waktu aku main bulutangkis dengan temanku di Gym, seperti biasa setelah bermain baru kenal-kenalan jika belum kenal. Dan aku dan temanku tertawa-tawa, orang yang memperkenalkan dirinya itu berasal dari kota itu juga.
Dekat kosanku ada rumah yang sedang di bangun, dan saat aku lewat aku seperti ingin memperhatikan percakapan mereka dan ada yang bilang salah satu temanya sekarang sedang proyek di kota itu, aku ketawa kecil di dalam hati.
Saat nelpon terakhir aku mau member tahu tentang clue ini tapi ga jadi karena waktu sudah maghrib. Malamnya aku nelpon lagi, tapi karena dia sedang rame dengan teman-temannya dan tetap ngobrol dengan teman2nya maka aku memilih untuk selesai karena juga temanku sudah siap karena kita mau berangkat main bulu tangkis.
Yang menarik 2 jam sebelum post ini dibuat kakaku menelpon dan dia bilang di Kompas ada lowongan di Krakatau Steel (haha… jadi ketahuan deh).
Minggu, 09 Mei 2010
Renungan Lanjutan...
“Musuh kita yang nyata adalah diri kita sendiri”
“Jihad kecil (peperangan fisik) telah usai, saatnya kita jihad besar melawan hawa nafsu kita sendiri”
Alkohol, obat perangsang, steroid, rokok, narkoba menyadarkanku bahwa bahan kimia bisa mempengaruhi diri manusia. Bagaimana coba dengan kimia organik yang diproduksi dalam tubuh kita yaitu sistem jaringan dan hormonal. Beberapa orang tempramental, beberapa orang suka cemas, kalau wanita lagi dapet jadi memusingkan, beberapa laki-laki pengin jadi perempuan alias banci, saat perut kosong dalam beberapa waktu otak jadi merasa lapar dll. Kesimpulanku sistem tubuh dan hormon = mempengaruhi pola pikir dan keputusan = menetukan jalan hidup.
Nabi dan orang bertaqwa dalam kisah-kisah yang terkenal dikenal sebagai orang yang berhikmah yang mereka menggunakan pikiran sadarnya untuk mengolah informasi dan bekerja sama dengan hati nurani dan diolah sebagai keputusan di pikiran sadarnya. Tujuannya untuk mencapai ridha yang Maha Kuasa. Mereka dalam bertindak selalu otomatis merujuk ke dalil-dalil yang mendekatkan kepada keridhoan Alah.
Meski begitu manusia adalah tempat salah dan lupa terkadang nafsunya yang menang, otak waras kita mungkin sedang mengalami gangguan sehingga tindakan yang menjatuhkan yang kita pilih.
Renungan Seperempat Abad
Seperempat abad bukanlah waktu yang singkat dalam kehidupan manusia. Tak terasa mungkin jatah umur yang sudah dipakai mencapai sepertiganya. Tak tau, mungkin juga sudah setengahnya atau malah sudah tiga perempatnya. Ya, tidak ada yang tahu kecuali Yang Maha Tahu. Meski tidak tahu, tidak ada tendensi untuk perlu takut dengan titik akhir ujian praktik dunia ini. Bukan hanya kelapa tua yang jatuh dari pohonnya, bakal buah atau malahan kelapa muda juga ada yang jatuh, artinya yang perlu ditakuti bukan kapan berakhirnya tapi bagaimana kalau berakhir tapi tujuan tidak tercapai.
Tujuan hidup bagi banyak orang pastinya berbeda-beda. Bagi saya hidup ini tujuanya cuma untuk kembali pulang ke alam keabadian dengan kebahagian. Hanya mengikuti rujukan ilmu yang sudah didapat, kita perlu beriman dan memohon kepada Allah dengan doa yang serius kita ingin selamat dari dunia ini dan kembali ke alam keabadian dengan ditempatkan di tempat yang sangat nikmat. Nikmat tiada terkira yang belum pernah dilihat, dirasa bahkan dipikirkan oleh orang yang hidup dari jaman permulaan sampai akhir jaman. Taufik, hidayah dan husnul khotimah adalah doa sepanjang waktu yang terus dipanjatkan saat kuteringat bahwa aku akan kembali kepada ketentuan-Nya. Doa itu sering dipanjatkan karena aku orang yang lemah yang sering kali jatuh dan akhirnya berbuat maksiat dan kedzoliman juga di muka bumi.
Sebelum sampai ke tempat nikmat itu paling tidak yang harus dilalui adalah ujian mental dan fisik di sisa hidupku yang tak sampai 70 tahun lagi, penantian di alam kubur ke hari kiamat entah berapa tahun, hari kebangkitan yang dari referensi 50000 tahun (melelahkan tidak peduli dia iman atau kafir bahkan nabi-nabi mengikuti proses ini), proses hisab sampai pintu kenikmatan yang lama dan mencekam perasaan kita entah berapa tahun, jatuh ke neraka mungkin saja dan sengsara tahunan lamanya atau antri ke pintu nikmat tahunan lamanya, barulah mendapatkan kenikmatan.
Kenikmatan itu yang dari pintunya saja dalam sekejap bisa melupakan kita dari sedih dan sengsara selama dunia yang sekejap (paling 100 tahun) dan perasaan gelisah dan mencekam puluhan ribu tahun selama menanti hisab, masuk neraka mungkin dalam hitungan ribuan tahun.

“My life is reason I believe in qadha and qadar”
Literatur banyak ku baca dan semua berkaitan satu sama lain menjelaskan jalan hidupku. Mereka menjelaskan tentang qadha and qadar. Thanks to Harun-Yahya untuk “Hakikat di Balik Materi”nya dan serial pelengkap lainya, teman-teman bodol Duki dan Emon yang dulu tiap malam membahas realitas takdir, om Ronald atas ilmu berharganya, Ade Cahyadi untuk referensi buku yang didapat saat jalan2 ke Gramedia karena gak jadi nonton film Sang Pemimpi, Mame yang memberikan pintu ke ujian dunia yang menurutku aneh dan lucu selama 6 bulan terakhir ini.
Rabu, 05 Mei 2010
Balkon

Tempat ini adalah tempat yang romantis sebanarnya untuk menghabiskan waktu bersama. Baru kusadari itu di akhir waktu keluarga baruku pecah. Aku duduk berdua dengan my sis dan bercerita banyak hal tentang kehidupan dan mimpi masa depan.
Akhir2 ini karena aku sudah banyak mendengar celotehnya dan dia juga mendengarkan celotehku. Dia mengirimkan pesan kecil:
I'm haPpy
U kNow wHy?
Coz i'm LucKy
U kNow wHy?
Coz gOd LoVes Me
u kNow hOw?
God seNd a goOd fRieNd tO me..
U kNow wHo?
It's you.."
terimakaih sister atas pesanya, moga cita2mu dikabulkan oleh Allah. Terimakasih telah menjadi teman yang baik
Really (sebuah karya bener2 melo)
Guwa melo cuma buat Allah, My Sin, and you. Yang lain kagaklah...Setelah lama akhirnya diputuskan mencoba metode yang telah lama dianjurkan. Juga mengingat sebuah quote di status FB milik teman “If you love somebody, let them go. If they return, they were always yours. If they don't, they never were.”
Waktu memang telah mengalir. Emosi krn keadaan dan otaknya, telah menutup pintunya dan tak terbuka lagi seperti air laut tidak mungkin kembali ke hulu, kecuali ada energi mentari yang membawanya kembali dengan cara yang berbeda dan tak biasa. Mentari itu adalah doa, tapi tidak pasti juga dia akan kembali ke hulu yang sama tetapi mungkin ke hulu yang lain. Pintu akan terbuka untuk siapa?
Aku menelusuri dan aku menemukan kata "I believe in" dari sebuah album foto seseorang. Akupun mendengar kisah dari temannya tentang kebahagiaannya saat pesan pendek masuk ke alat komunikasinya. Pesan nyasar entah sengaja atau tidak masuk ke alat milikku. Bermain futsal di malam hari pasti badan jadi bau, kira2 seperti itulah sebuah drama romansa sejati. Pesan itu "disasarkan" sang Kuasa di saat yang sama, saat aku bermain drama denganya, sebuah melodrama yang pasti berakhir dengan nestapa bagi penikmatnya. (yang di atas cuma sotoy aja, siapa tahu dalamnya samudra kan?).
Akupun tak terlihat serius membentuk keluarga baru itu. Sang kepala rumah tangga yang membuat kesal dan kesialan karena fakirnya pengetahuan membuat rumah tangga baru itu semakin terjepit. Sungguh Bodoh, aku baca sebuah bacaan. Siapakah yang akan dipilih jika wanita bersedih lalu ada pria bercerita dan mencoba mengambil hikmah alih-alih dianggap menggurui atau pria yang menenangkan dan mengajaknya ke dufan? Rumah tangga sedang krisis malah menambah nestapa melodrama.
Aku juga bingung kenapa dulu aku memilih jalan yang kaku dan menilai takdirmu, padahal aibku sungguh binasa, perbuatan bejat yang kulakukan ditengah keramaian tapi dalam kesendirian, dan aku ingin seperti orang-orang lain ketika bersamamu. Ingin bercanda, tertawa dan bersedih bersama. Mungkin kupilih jalan itu karena pengalaman pertamaku, sebuah pengalaman pertama yang banyak memberi pengetahuan tapi memberi pil pahit karena aku bukan ABG lagi, aku waktu itu dalam keseriusan tertinggi setelah keseriusan aku memilih masuk ke Perguruan Tinggi ini.
Pilihan jalan itu jujur aku berpendapat jika memang dikaitkan karena karakter, bisa jadi benar. So, analisismu ga terlalu jauh bedanya dengan kenyataan. Tapi ada satu variabel yang dilupakan bahwa manusia itu adalah makhluk pembelajar. Bahwa karakterpun punya sayap yang bisa berkembang. Atau malah karakter asli tertutup karena keadaan dan akan muncul aslinya saat dia menyadari kehidupan. Pikiranku hari ini akan berbeda dengan hari esok. Meski tak banyak kuungkapkan aku menyesal dan telah meralat dalam pikiran dan hatiku sendiri mengenai beberapa perilaku dan pendapat pribadiku yang miskin ilmu. (Aku berjanji akan bikin tulisan khusus tentang ralat ini kali ya)Haha... ini lagu songong
Akulah idaman
Kaupuntlah merasakannya
Kaupun mengakuinya
Terima saja terima....
Sabtu, 17 April 2010
Mission Accomplishment
Orang itu (B) mendengarnya dan dalam dirinya "mission accomplishment" selesai, kalo suka lanjut kalo ga ya udahlah maaf aku ga ada perasaan yang sama denganmu, kalo agak suka let me see (testing method).
Orang yang mengatakan cinta jika gagal akan shock dan dalam dirinya "mission failed, it must to be done", kalo memang dia trully fake, dia cuek karena mana ada seorang trully fake suka dan bilang aku suka, yang ada dia bertindak sebaliknya dengan cara2 yang kemungkinan berhasilnya tinggi.